Energi Fisika

energi fisika

Dalam ilmu fisika, energi sangatlah banyak dan luas cakupannya. Semua benda di jagad raya alam semesta mengandung energi yang pada awalnya terbentuk dari suatu materi atom. Dalam teori Big Bang, alam semesta tercipta dari letusan materi yang kemudian menyebar sehingga terbentuklah galaksi yang terdiri atas planet-planet dan segala isinya. Terbentuknya alam semesta yang kita huni sekarang ini adalah hasil dari kekuatan energi yang berasal dari satu materi atom.

Berbicara soal energi pastilah tidak akan ada habisnya karena setiap benda hidup maupun mati memiliki energi. Namun, tentu saja energi setiap benda tersebut pastinya berbeda. Karena frekuensi antara benda satu dengan yang lain atau makhluk satu dengan lainnya tidaklah sama. Meski benda atau makhluk hidup tersebut sejenis, pastinya memiliki kandungan energi yang berbeda.

Beberapa Rumus Energi Fisika

terapi mata

Di dalam kajian ilmu fisika, energi dibahas dalam materi tersendiri di sekolah-sekolah atau lembaga formal lainnya. Beragamnya energi yang dikaji dalam fisika menjadikannya muncul banyak rumus yang ditemukan oleh para penemu terdahulu. Rumus-rumus ini digunakan untuk mengukur atau mengetahui besarnya energi pada suatu benda tertentu agar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan keseharian. Di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Energi potensial yang merupakan suatu bentuk energi yang dimiliki oleh benda karena kedudukannya atau karena letaknya terhadap bumi. Contohnya yaitu air terjun, tanah longsor, benda jatuh bebas. Berikut ini rumusnya:

1

Keterangan :

Ep: Energi potensial (J) m: massa benda (kg)g: percepatan gravitasi (m/s2)h: tinggi benda dari permukaan tanah (meter)

2. Energi kinetik yang merupakan suatu bentuk energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak. Misalnya bola yang menggelinding di lantai, mobil yang melaju, benda yang dilempar, dan sebagainya.

Rumus:

Ek

Keterangan:

Ek: Energi kinetik (J) m: massa benda (kg) v: kecepatan benda (m/s)

3. Energi mekanis adalah energi yang terdiri dari energi kinetik dan energi potensial gravitasi. Jadi, energi mekanis bisa dikatakan perpaduan atau gabungan antara energi kinetik dan energi potensial. Misalnya jatuhnya buah jambu dari pohonnya.

Rumus:

EM

4. Energi pegas. Pegas merupakan benda elastis yang digunakan untuk menyimpan energi mekanis. Biasanya pegas itu sendiri terbuat dari baja. Ada beberapa tipe pegas, di antaranya pegas tensi, pegas kompresi, pegas konstan, pegas variabel, dan pegas batang torsi.

Berdasarkan bentuknya, pegas pun terdiri atas pegas ulir (terbuat dari batang baja dan memiliki bentuk spiral), pegas daun (dibuat dari bilah baja yang bengkok dan lentur), dan pegas yang dibentuk dengan mesin (Machined spring).

Rumus :

E.P

Keterangan:

Ek: Energi kinetik pegas (J) k: konstanta pegas (N/m²) Δx: perpanjangan pegas (m)

Beberapa uraian di atas merupakan sebagian kecil dari jenis energi dan rumusnya. Namun, tidak hanya di atas energi fisika yang bisa diketahui. Karena pada dasarnya sangatlah luas jika kita berbicara soal energi secara fisika. Selain hal-hal di atas, masih jamak pula jenis energi yang bisa dipakai karena semua manusia membutuhkan. Bahkan bisa dikatakan tanpa adanya energi, manusia tidak punya daya hidup sehingga energi sangatlah vital untuk dimanfaatkan yang sebelumnya perlu dilakukan pengkajian terlebih dulu agar bisa dimanfaatkan dengan sangat tepat.

Macam Energi Fisika

Munculnya berbagai jenis energi fisika dalam ilmu pengetahuan yang semakin lama kian terus berkembang ini, tentu saja banyak pula manusia yang semakin jenius lagi melakukan penelitian dan akhirnya mendapatkan penemuan-penemuan baru yang memberikan kontribusi besar dalam dunia teknologi.

Dari beragam energi fisika yang biasanya dimanfaatkan oleh banyak orang di antaranya adalah energi bunyi, energi panas, energi listrik, energi kimia, energi cahaya, energi nuklir, energi dan gerak. Dari beberapa jenis energi tersebut masih bisa dikombinasikan lagi menjadi energi baru yang lebih bisa bermanfaat lagi.

400 total views, 1 views today