Tenaga Dalam

tenaga dalam

Ketika Anda mendengar kata tenaga dalam mungkin di benak Anda akan berpikir bahwa hal semacam itu terkait erat dengan ilmu bela diri. Di Indonesia, memang tenaga dalam bukan hal asing lagi dimanfaatkan dalam ilmu bela diri. Jika berkaitan dengan ilmu beladiri, maka bisa jadi tenaga dalam hanya digunakan sebagai perlindungan dan benteng diri untuk melawan musuh yang mungkin menyerang Anda. Apabila pendapat Anda seperti itu, maka bisa jadi ada benarnya.

Tenaga dalam digunakan untuk bertarung, adu kekuatan, dan olah fisik yang banyak dilakukan di banyak perguruan silat atau ilmu bela diri. Tidaklah salah jika Anda berpendapat demikian. Namun, sebenarnya tenaga dalam memiliki makna yang cukup luas. Di samping tenaga dalam yang berkembang di masyarakat Indonesia hanya digunakan sebagai benteng perlindungan diri terhadap musuh yang menyerang, ada hal lain lagi yang mungkin saja Anda belum mengetahuinya.

Semua orang berpotensi memiliki kekuatan tenaga dalam yang bersumber dari dalam dirinya. Tinggal ia mau mengasah atau mengaktifkan ataukah tidak. Pada dasarnya, tenaga dalam dimiliki oleh semua manusia sejak ia dilahirkan. Hanya saja mereka belum tahu bagaimana membangkitkannya, akhirnya banyak orang yang beranggapan bahwa tenaga dalam hanyalah sebatas tenaga yang dimiliki manusia tertentu, misalnya saja seorang waskita.

terapi mata

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, setiap manusia yang bernyawa memiliki tenaga dalam, tetapi banyak yang tidak mampu membangkitkannya. Alhasil, tidak banyak orang yang bisa memanfaatkannya dengan baik. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa membangkitkan dan menggunakannya. Padahal, kenyataannya tidaklah demikian.

Ketika tenaga dalam tidak dibangkitkan dan tidak diaktifkan, maka tenaga dalam tersebut masih pasif dan tidak bisa dimanfaatkan. Maka dari itu, agar bisa aktif dan bangkit, maka perlu dilatih. Maka dari itulah jika seseorang ingin memiliki tenaga dalam yang bisa dipakai sebagaimana mestinya, perlu dilakukan latihan secara terus menerus agar bisa lebih aktif dari sebelumnya.

Secara prinsip, tenaga dalam identik dengan olah pernapasan. Melakukan latihan pernapasan secara teratur akan dapat membangkitkan tenaga dalam seseorang. Ada beberapa teknik pernapasan yang seyogianya dilakukan untuk membangkitkan sekaligus menguatkan tenaga dalam. Di antaranya adalah pernapasan perut, pernapasan dada, atau pernapasan diafragma. Semua teknik pernapasan yang dilakukan tentu saja setiap guru satu dengan guru lainnya tentu saja berbeda.

Jika tenaga sudah bisa bangkit dan bisa dimanfaatkan, maka bukan hal mustahil tenaga dalam tersebut dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan manusia. Karena sebenarnya banyak sekali manfaat dari tenaga dalam jika Anda mengetahuinya. Salah satu manfaat yang secara nyata, tenaga dalam bisa difungsikan untuk menjaga kesehatan. Bisa juga digunakan untuk media penyembuhan baik secara fisik maupun nonfisik. Lebih jauh lagi, tenaga dalam ternyata bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan ketenangan hidup.

401 total views, 1 views today